Selamat Datang,
Dasbor Keamanan Tanda Tangan Pasca-Kuantum untuk
Tindakan Cepat Dasbor
Upload & Tanda Tangan
Unggah kontrak atau dokumen PDF internal, inisialisasi workflow persetujuan, dan tanda tangani menggunakan algoritma PQC.
Pengujian Benchmark
Evaluasi langsung performa durasi penandatanganan (sign) dan verifikasi (verify) kriptografi pasca-kuantum di hardware server Anda.
Dukungan Algoritma PQC
Sistem PQ-CorpSign menggunakan implementasi pustaka liboqs standar industri dengan NIST Round 3 & 4 algorithms:
-
Dilithium3 NIST Standard
-
Falcon-512 Fast Verify, Small Size
-
SPHINCS+-SHA2-128f Conservative hash-based
-
Hybrid Tri-PQC 3x Signatures
Pusat Dokumen
Manajemen dokumen digital dengan proteksi kriptografis pasca-kuantum
| Judul / Nomor Dokumen | Pengunggah | Status | Tanggal Pembuatan | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| Memuat daftar dokumen... | ||||
| Tidak ada dokumen yang ditemukan sesuai filter. | ||||
Persetujuan Masuk
Daftar dokumen perusahaan yang memerlukan persetujuan Anda sebelum ditandatangani
| Dokumen | Inisiator | Progres Persetujuan | Status Alur | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| Memuat tugas persetujuan... | ||||
| Tidak ada tugas persetujuan yang menunggu tindakan Anda. | ||||
Kunci Kriptografi PQC
Pasangan kunci privat & publik pasca-kuantum (Dilithium, Falcon, SPHINCS+)
| Algoritma Alias | Algoritma Detail | Key ID (UUID) | Tanggal Dibuat | Status |
|---|---|---|---|---|
| Memuat daftar kunci PQC... | ||||
| Belum ada pasangan kunci PQC yang digenerate untuk akun Anda. | ||||
|
||||
Benchmark Kinerja PQC
Uji langsung dan bandingkan kecepatan waktu eksekusi & ukuran file hasil tanda tangan kriptografi
Jalankan Pengujian
Hasil Pengujian Kecepatan Rata-rata (Avg Milliseconds)
| Algoritma | KeyGen (Avg ms) | Sign (Avg ms) | Verify (Avg ms) | Sig Size (Bytes) |
|---|---|---|---|---|
Grafik riset di bawah ini menunjukkan perbandingan teoritis dan empiris standar industri untuk durasi tanda tangan (Signing Time), verifikasi (Verification Time), serta overhead ruang penyimpanan (Storage Overhead) pada algoritma Dilithium, Falcon, dan SPHINCS+.
Log Kepatuhan Audit (Immutable)
Semua aktivitas keamanan krusial dicatat di log yang tidak dapat diubah (Insert-Only)
| Timestamp | Aktivitas Keamanan | Operator Email | IP Address | Rincian JSON |
|---|---|---|---|---|
| Memuat catatan log audit... | ||||
| Belum ada catatan log audit di sistem ini. | ||||
Pusat Forensik & Secure Logging PQC Tamper-Proof
Arsitektur Perlindungan Log Pasca-Kuantum (PQC), Penyimpanan Bukti WORM, dan Alur Investigasi Insiden Siber
Alur Investigasi Berbasis Secure Logging
Tahapan investigasi insiden dengan dukungan secure logging (8 Tahap)
Deteksi Insiden
SIEM, alert, monitoring, laporan pengguna.
Identifikasi Sumber Log Relevan
Sumber log dapat berasal dari aplikasi, autentikasi, database, firewall, dan endpoint.
Ambil Log dari Secure Storage / SIEM / WORM Archive
Menyita dan mengekstrak log terlindung dari arsip tidak terhapus.
Verifikasi Hash, Hash Chain, Signature, & Timestamp
Uji validitas matematis: SHA-256 chain + PQC Dilithium signature.
Korelasikan Log dari Banyak Sumber
Mengaitkan keterhubungan event antar firewall, login auth, akses DB, dan signing.
Susun Kronologi Insiden
Merangkai urutan peristiwa secara presisi berdasarkan bukti terverifikasi.
Identifikasi Pelaku, Aset Terdampak, dan Dampak
Atribusi penyerang, inventarisasi aset digital, dan estimasi kerugian.
Buat Laporan Investigasi
Dokumentasi resmi hasil investigasi dengan keabsahan bukti forensik digital.
Peran Secure Logging
Pilar Kesiapan Forensik Digital
Mendukung Pengumpulan Bukti Log
Mengumpulkan data audit dari berbagai layer tanpa risiko hilangnya rekaman riwayat.
Memastikan Integritas dan Keaslian Log
Setiap baris log dirantai dengan SHA-256 dan ditandatangani dengan algoritma PQC (Dilithium3 / Falcon).
Memperkuat Korelasi dan Pembuktian
Mempermudah rekonstruksi alur serangan lintas subsistem (Auth, DB, Storage, Firewall).
Membantu Investigator Memastikan Log Dapat Dipercaya
Menghadirkan bukti matematis independen yang tidak dapat disangkal (Non-Repudiation).
Penyimpanan Bukti Log
Alur penyimpanan bukti log yang aman dan dapat diverifikasi (6 Tahap Kriptografis)
Merkle Tree & WORM Sealer
Agregasi baris log aktif ke dalam Root Hash dan segel berkas WORM
Daftar Berkas WORM Storage Tersegel
| Tanggal | Rentang Seq | Merkle Root Hash | Status WORM | Aksi Unduh |
|---|---|---|---|---|
|
WORM LOCKED | |||
| Belum ada blok WORM yang disegel. Klik tombol di atas untuk membuat. | ||||
Inspeksi Rantai Hash (Hash Chain Verification)
Verifikasi kontinuitas kriptografis dan uji ketahanan manipulasi log
| Seq | Sumber | Aktivitas | Previous Hash (SHA-256) | Current Hash (SHA-256) | Status PQC |
|---|---|---|---|---|---|
|
|
Dilithium3 Valid TAMPERED |
Makna WORM Storage
Write Once Read Many
Write Once Read Many
Prinsip arsitektur penyimpanan kekalData Ditulis Sekali
Tidak dapat ditimpa (Append-Only)Data Hanya Dibaca Sampai Retensi
Terkunci hingga masa retensi selesaiTidak Mudah Dihapus
Proteksi di level OS dan kriptografiTidak Mudah Dimodifikasi
Perubahan sekecil apa pun merusak Root HashNilai Forensik
"Dengan alur ini, log tidak hanya disimpan, tetapi juga memiliki bukti kriptografis yang dapat diverifikasi di hadapan auditor eksternal, regulator, maupun pengadilan."
Arsitektur Secure Logging pada Cloud
Alur perlindungan log pada lingkungan cloud untuk audit, keamanan, dan forensika digital (8 Komponen)
Cloud Resource / Application
Aplikasi, VM, container, database, dan layanan cloud.
Logging Agent / Native Cloud Logging
Mengumpulkan log dari berbagai sumber cloud secara otomatis.
Hashing and Metadata Module
Menambahkan hash (SHA-256), sequence number, timestamp, dan metadata.
Secure Channel
Pengiriman log secara aman (mTLS / PQC-Encrypted Tunnel).
Central Log Collector
Pengumpulan dan normalisasi log secara terpusat.
SIEM / Security Analytics
Analisis keamanan dan korelasi event real-time.
Secure Storage / WORM Archive
Arsip log yang aman, immutable, dan memiliki retensi hukum.
Verification Module
Validasi log saat audit atau investigasi forensik independen.
Penjelasan Singkat
Siklus Hidup Log di Cloud
"Log dihasilkan oleh resource cloud, dikumpulkan oleh logging agent, diperkaya dengan hash dan metadata, dikirim melalui secure channel, lalu diterima central log collector.
Setelah itu log dianalisis di SIEM, diarsipkan pada secure storage/WORM, dan diverifikasi saat audit atau investigasi."
Keunggulan Komparatif:
- Post-Quantum Shield: Kunci log tidak dapat di-dekripsi komputer kuantum masa depan.
- WORM Immutability: Administrator cloud sekalipun tidak dapat menghapus catatan bukti.
- Sub-second Verification: Audit forensik ratusan ribu transaksi dalam hitungan detik.